Selasa, 17 Juni 2014

Cara Tetap Mesra Dengan Pasangan

Cara Tetap Mesra Dengan Pasangan. Sering sekali dalam rumah tangga terdapat permasalahan dan tekadang sumbernya sangat sepele. Hal ini seharusnya di hindari alam hubungan rumah tangga karena semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Romantis dan menyenangkan terutama saat sedang bercinta karena menurut para ahli kesehatan yang dibutuhkan adalah kwalitas bukan kuantitas bercinta. Beberapa orang ahli membagi kalau di dalam tubuh manusia terdapat sebuah elemen yaitu hati atau perasaan jadi setiap orang pasti ingin merasakan dicintai. Oleh karena itu untuk membuktikan bahwa anda mencintai pasangan anda memerlukan sesuatu yang membuatnya dapat merasakan hal tersebut secara sempurna.

Dalam melakukan percintaan dengan pasangan maka ada beberapa hal yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kwalitas yang baik :
1. Tentukan Waktu Bercinta
Cara ini akan membuat anda menjadi lebih romantis dengan pasangan anda karena sama seperti pacaran dulu untuk ketemu saja mungkin perlu waktu satu minggu sekali, jadi jika anda memiliki jadwal bercinta dengan pasangan anda maka akan timbul suatu sensa yang berbeda salain itu akan membuat mod anda untuk melakukan hubungan dengan pasangan lebih baik dari pada tanpa ada jadwal.

Victoria Zdrok Wilson, JD, PhD dalam bukunya menyampaikan bahwa merencanakan hal romantis untuk pasangan yang sudah resmi menikah akan menimbulkan suatu rasa romantis ya di kedua pasangan tersebut.

2. Matikan Alat Komunikasi
Di era tehnologi sekarang ini hampir semua orang memiliki alat komunikasi baik itu berupa handphone, tablet, dll. Alat ini memang sangat bermanfaat untuk berkomunikasi tetapi saat sedang bercinta alat ini dapat sangat menggangu jadi untuk menghindari ganguan dari alat komunikasi sebaiknya pada jadwal yang sudah anda sepakati dengan pasangan sebaiknya di matikan saja semua alat komunikasi anda.

3. Coba Pengalaman Baru
Cobalah berdiskusi dengan pasangan anda untuk mencoba cara tertentu karena ada kalanya cara yang baru akan membuat anda merasa lebih menarik dan menyenangkan tetapi untuk menghindari beban dari pasangan anda maka sebaiknya dilakukan komunikasi apakah cara ini tidak menggangu pasangan anda.

4.  Diskusi
Untuk mengerti keinginan pasangan anda maka anda perlu menanyakan langsung dengan pasangan anda pada saat bercinta anda diwaktu yang lain bagaimana posisi yang menarik menurut pasangan anda. Untuk menghindari kesalah pahaman maka komunikasi ini sangat di perlukan karena anggapan anda bisa saja salah kalau tidak ada diskusi dengan pasangan anda apakah cara ini disukai atau tidak.

Saat berdiskusi sebaiknya anda membahas hal - hal yang erlu diperbaiki atau disenangi oleh pasangan anda agar percintaan anda menjadi lebih menyenangkan.

6. Jangan Menolak Seks
Jika anda sudah memiliki jadwal maka sebaiknya anda menghindari untuk melanggarnya karena menurut beberapa riset bahwa hubungan intim dapat mengobati berbagai jenis penyakit mulai dari sakit kepala, mengurangi stres, membuat tidur lebih nyenyak dan membuat kemarahan mereda. Jadi sebaiknya jangan menolak seks saat pasangan anda mengajak tetapi yang perlu dilakukan adalah bagaimana anda dapat menikmantinya dan bukan menggangap sebagai beban.

7. Jaga Kesehatan dan Penampilan
Kesehatan dan penampilan  adalah dua hal yang sangat erat kaitannya karena pasangan anda akan sangat menyenangi anda jika penampilan anda masih tetap atau lebih baik tetapi jika penampilan anda menjadi berkurang maka pasangan anda juga akan memiliki mood yang berkurang untuk bercinta dengan anda. 

Kesehatan sangat berpengaruh terhadap libido karena pada kondisi tubuh yang kurang sehat maka libido akan menurun sehingga gairah anda juga akan menurun. Menurut Dr. Zdrok Wilson keinginan untuk bercinta pada saat sakit akan menurun pada saat orang mengalami sakit. Oleh karena itu untuk memiliki hubungan yang tetap harmonis dengan pasangan anda maka sebaiknya anda tetap menjaga kesehatan dengan makan dan minum yang cukup serta berolahraga.

Demikian tip cara untuk bercinta dengan pasangan, semoga informasi ini dapat membantu dan bermanfaat. 

Jumat, 02 Mei 2014

Petani Kelapa Sawit Terjebak Prilaku Konsumtif

Petani Kelapa Sawit Terjebak Prilaku Konsumtif. Setiap orang yang bertemu dengan petani yang satu ini akan merasa sensasi berbeda karena yakin pendapatannya sangat besar terutama saat ini yang terbantu dengan harga yang berada di kisaran Rp. 2.000. Tetapi dari hasil penelusuran admin konsultasi sawit ternyata berbeda karena kemewahan tersebut hanya semu dimana petani kelapa sawit banyak terjebak dengan sifat yang konsumtif. Sifat konsumtif ini terkadang membuat beberapa orang petani kelapa sawit yang bangkrut hingga kebun kelapa sawit terpaksa di jual karena tidak sanggup untuk membayar hutang kredit yang terlalu besar karena produksi terlalu sedikit.

Beberapa sifat konsumtif yang ditemukan di lapangan adalah sebagai berikut :
1.  Pinjaman di Bank terlalu besar
80% petani kelapa sawit memiliki hutang di bank yang dekat dengan tempatnya tinggal. Besar pinjaman terkadang terlalu besar sehingga sering tidak sangup untuk membayar terutama pada saat produksi kebun kelapa sawit yang sedikit. Akibatnya banyak kebun tidak terawat karena uang pendapatan sudah habis untuk membayar hutang di bank.
2. Kredit kendaraan pribadi
Dilokasi yang dikunjungi oleh admin setiap rumah petani pasti terdapat sepeda motor dengan jumlah 2 – 3 unit. Biasanya dibeli dengan cara yang kredit bukan lunas dengan pinjaman di bank akibatnya petani harus membayar bunga kredit sebanyak 2 kali ke bank dan leasing. Kredit untuk kendaraan biasanya antara Rp. 500.000 sampai dengan Rp. 1.000.000 untuk setiap unitnya perbulan.
3. Kredit elektronik dan furniture
Uang hasil pinjaman di bank biasanya habis digunakan untuk membangun rumah sehingga di butuhkan tambahan hutang untuk kredit elektronik dan furniture karena menurut petani tidak enak rasanya rumah bagus tetapi tidak ada isinya.
4 Kredit lain-lain
Kredit lain yang biasanya di miliki oleh petani adalah dalam bentuk pinjaman uang dan hutang kebutuhan pokok ke KUD untuk belanja sehari-hari dan kebutuhan yang mendesak.

Seorang petani menyebutkan bahwa saat ini untuk 1 buah sertifikat kapling kelapa sawit seluas 2 Ha dapat meminjam ke bank sebesar Rp. 100 juta jika masa pinjaman selama 4 tahun maka setiap bulan petani harus membayar sebesar Rp. 4.000.000. Untuk membayar hutang kredit tersebut berarti petani harus mengeluarkan produksi sebanyak 2.000 kg. Dari hasil pantauan di lapangan saat ini produksi kelapa sawit yang ada sekitar 3.000 kg perbulan artinya pendapatan kotor petani  tinggal 1.000 kg atau jika dikalikan dengan harga               Rp. 2000/kg adalah Rp. 2.000.000. Jika dikurangi dengan biaya produksi Rp. 700/kg  maka biaya produksi adalah Rp. 2.100.000. maka sang petani tersebut sudah mengalami kerugian sebanyak Rp. 100.000/bulan. Itu masih untuk membayar hutang di bank bagaimana lagi dengan biaya hidup, hutang kredit kendaraan bermotor dan hutang lainnya. Akibatnya petani tersebut terpaksa merelakan kendaraanya di tarik leasing 3 bulan kemudian dan tidak membayar hutang kredit ke bank. Bahkan dalam tempo setahun maka kebun sawitnya terpaksa di jual karena tidak sanggup lagi untuk membayar kredit bank.

Jika kita lihat ilustrasi di atas maka sifat konsumtif inilah yang menjerumuskan petani kelapa sawit menjadi gagal. Untuk menghindari ini dibutuhkan kerjasama semua pihak terutama dari bank untuk tidak memberikan pinjaman di atas kemampuan bayar petani karena secara tidak langsung akan menyengsarakan petani kalapa sawit tersebut.


Selain itu dibutuhkan bantuan pelatihan dari pemerintah untuk memberikan petani tentang bagaimana cara mengelola ekonomi rumah tangga sehingga dapat menjadi petani yang sukses bukan petani yang mewah tetapi kemudian mengalami kegagalan karena terlilit hutang. 

Minggu, 30 Maret 2014

Luas Kelapa Sawit Indonesia Hingga 2013

Luas Kelapa Sawit Indonesia Hingga 2013. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia terus bertambah seiring dengan potensi bisnisnya yang sangat mengairahkan apalagi di tahun 2014 ini harga kelapa sawit di tingkat petani lebih besar dari Rp. 2000/kg tandan buah segar. Sehingga sering di temukan banyak pengalihan lahan yang awalnya adalah untuk tanaman pangan di alih fungsikan menjadi tanaman kelapa sawit karena petani berharap keuntungan yang di hasilkan akan lebih meningkat.

Akibat peningkatan pembukaan lahan yang besar – besaran 10 tahun terakhir di Indonesia maka banyak tuduhan dari internasional yang menyebutkan bahwa pembukaan lahan kelapa sawit di Indonesia merusak lingkungan dan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Tuduhan tersebut perlu memperoleh perhatian serius karena sudah mulai diwujudkan dalam berbagai bentuk hambatan perdagangan internasional khususnya produk-produk pertanian Indonesia seperti minyak sawit di beberapa negara/kawasan.

Menurut sumber Badan Pusat Statistik yang di ambil dari situs resminya menyebutkan Indonesia memiliki kebun kelapa sawit seluas 992.400 Ha pada tahun 1995. Tetapi pada tahun 2000 luas perkebunan kelapa sawit mencapai 2.991.300 Ha. Ini berarti dalam kurun waktu 5 tahun terdapat laju pertumbuhan perkebunan kelapa sawit sebesar 201%. Ini merupakan laju pertumbuhan yang sangat luar biasa karena lebih besar dari 40% pertahun terjaid penambahan areal perkebunan.

Jika kita bandingkan dengan tahun 2005 Kebun Kelapa Sawit diIndonesia seluas 3.593.400 Ha jika kita bandingkan dengan tahun 2000 yang memiliki luas 2.991.300 Ha maka terjadi peningkatan luas lahan seluas 602.100 Ha atau mengalami peningkatan sebesar 20%. Jika kita lihat pada periode ini peningkatan pembukaan lahan untuk kelapa sawit berkurang dari periode sebelumnya hal ini mungkin disebabkan karena tren harga pada periode tahun 2000 sampai dengan 2005 juga rendah.


Pada periode berikutnya yaitu 2005 – 2010 terjadi juga peningkatan luas lahan perkebunan kelapa sawit dari 3.593.400 Ha  menjadi 8.385.394 Ha. Ini berarti masih terjadi peningkatan sebesar 4.791.994 Ha atau mengalami peningkatan sebesar 133,35%. Peningkatan luas lahan ini kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatan harga kelapa sawit di tingkat petani meskipun harga sempat turun pada tahun 2009. Jika di lihat secara tahun maka pada tahun 2010 peningkatan luas lahan kelapa sawit hanya sebesar 2 %  atau seluas 137.066 Ha dari tahun sebelumnya yaitu 8.248.328 Ha pada tahun 2009.

Tabel Laju Pertubuhan Luas Beberapa Komoditi Perkebunan
Uraian
2011
2012
Laju Pertumbuhan (%)
Karet
3.456.128
    3.506.201
 1.45
Kelapa
3.767.704
    3.781.649
 0.37
Kelapa Sawit
8.992.824
    9.572.715
 6.45
Kopi
1.233.698
    1.235.289
 0.13
T e h  
   123.938
       122.206
 -1.40
Data diolah dari Luas Areal dan Produktivitas Perkebunan di Indonesia Direktoran Jendral Perkebunan

Berdasarkan data yang di peroleh dari Direktoran Jendral Perkebunan pada tahun 2011 dan 2012 maka laju pertumbuhan luas kebun kelapa sawit mencapai 6,45% dan angka ini paling tinggi bila di bandingkan dengan tanaman perkebunan lainnya seperti Karet sebesar 1,45%, Kelapa sebesar 0,37%, Kopi sebesar 0,13% dan Teh sebesar -1,40%.

Jika kita membuat laju pertumbuhan perkebunan kelapa sawit sebesar 5% pertahun maka pada tahun 2014 ini Indonesia bakal memiliki 10.654.432 Ha perkebunan kelapa sawit. Tetapi mengigat harga kelapa sawit yang saat ini sangat tinggi maka kemungkinan luas lahan baru akan lebih besar dari 10% seperti pada periode tahun 2000-2005 yang mencapai 20% pertahun.

Kita berharap agar pembukaan lahan baru mengikuti peraturan pemerintah terutama tentang larangan pembukaan lahan tanpa bakar karena dalam beberapa tahun terakhir ini dibeberapa daerah terutama Propinsi Riau selalu terjadi musibah kabut asap yang di sebabkan oleh kebakaran lahan. 

Pengertian, Jenis dan Fungsi Pupuk bagi Tanaman

Pengertian, Jenis dan Fungsi Pupuk bagi Tanaman. Pupuk dapat di defenisikan sebagai unsur hara yang berasal dari bahan alami (organik) atau bahan buatan (anorganik) yang di berikan kepada tanaman. Di dalam tubuh tanaman pupuk adalah sebagai salah satu sumber zat hara buatan yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan nutrisi terutama unsur-unsur nitrogen , fosfor, dan kalium. Sedangkan unsur sulfur, kalsium, magnesium, besi, tembaga, seng, dan boron merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikronutrien).

Berdasarkan asal atau kejadiannya, pupuk dapat digolongkan sebagai berikut :

a.    Pupuk Organik
Pupuk organic adalah semua sisa bahan tanaman, pupuk hijau, dan kotoran hewan yang mempunyai kandungan unsur hara rendah. Pupuk organic tersedia setelah zat tersebut mengalami proses pembusukan oleh mikro organisme. Selain pupuk anorganik, pupuk organic juga harus dberikan pada tanaman. Macam-macam pupuk organic adalah sebagi berikut:
1.    Kompos
Pupuk kompos adalah pupuk yang dibuat dengan cara membusukkan sisa-sisa tanaman. Pupuk jenis ini berfungsi sebagai pemberi unsure-unsur hara yang berguna untuk perbaikan struktur tanah.
2.   Pupuk Hijau
Pupuk hijau adalah bagian tumbuhan hijau yang mati dan tertimbun dalam tanah. Pupuk organic jenis ini mempunyai perimbangan C/N rendah, sehingga dapat terurai dan cepat tersedia bagi tanaman. Pupuk hijau sebagai sumber nitrogen cukup baik di daerah tropis, yaitu sebagai pupuk organic sebagi penambah unsure mikro dan perbaikan struktur tanah.
3.    Pupuk kandang
pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Kandungan hara dalam puouk kandang rata-rata sekitar 55% N, 25% P2O5, dan 5% K2O (tergantung dari jenis hewan dan bahan makanannya). Makin lama pupuk kandang mengalamai proses pembusukan, makin rendah perimbangan C/N-nya.


b.     Pupuk Anorganik
Pupuk anorganik atau pupuk buatan (dari senyawa anorganik) adlah puuk yang sengaja dibuat oleh manusia dalam pabrik dan mengandung unsure hara tertentu dalam kadar tinggi. Pupuk anorganik digunakan untuk mengatasi kekurangan mineral murni dari alam yang diperlukan tumbuhan untuk hidup secara wajar. Puuk anorganik dapat menghasilkan bulir hijau dan yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis.
Berdasarkan kandungan unsur-unsurnya, pupuk anorganik digolongkan sebagai berikut :
1.     Pupuk Tunggal
Pupuk tunggal yaitu pupuk yang mengandung hanya satu jenis unsure hara sebagai penambah kesuburan. Contoh pupuk tunggal yaitu pupuk N, P, dan K.
a.    Pupuk Nitrogen
Fungsi nitrogen (N) bagi tumbuhan adalah:
-  Mempercepat pertumbuhan tanaman, menambah tinggi tanaman, dan merangsang pertunasan.
-      Memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya.
-      Menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik)
Nitrogen diserap dalam tanah berbentuk ion nitrat atau ammonium. Kemudian, didalam tumbuhan bereaksi dengan karbon membentuk asam amino, selanjutnya berubah menjadi protein. Nitrogen termasuk unsure yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman karena 16-18% protein terdiri dari nitrogen. Pupuk yang paling banyak mengandung unsure nitrogen adalah pupuk urea.
Macam-macam pupuk nitrogen sebagai berikut.
-      pupuk urea(CO(NH2)2) yang mengandung 47% nitrogen (paling tinggi dibandingkan dengan pupuk nitrogen jeni lain). Urea sangat mudah larut dalam air dan juga mudah diubah menjadi ion nitrat (NO3-) yang mudah diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Cara pembuatan urea :
2NH3(g) +CO2(g)         CO(NH2)2(s) +H2O (l)
-  Pupuk ZA (Zwavel Ammonium) atau ammonium sulfat ((NH4)2SO4) yang mengandung 21% nitrogen.
-      Pupuk ammonium klorida (salmiak) atau NH4Cl, mengandung 20% nitrogen.
-      Pupuk ASN (ammonium Sulfat Nitrat) atau [(NH4)3(SO4)(NO3)], mengandung 23-26% nitrogen.
-      Pupuk natrium nitrat atau sodium nitrat (NaNO3), mengandung 15% nitrogen.
b.    Pupuk Posfat
Posfat (P) bagi tanaman berperan dalam proses:
l  respirasi dan fotosintesis
l  penyusunan asam nukleat
l  pembentukan bibit tanaman dan penghasil buah.
l  Perangsang perkembangan akar, sehingga tanaman akan lebih tahan terhadap kekeringan, dan,
l  Mempercepat masa panen sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan waktu panen.
Unsure fosfor diperlukan diperlukan dalam jumlah lebih sedikit daripada unsure nitrogen. Fosfor diserap oleh tanaman dalam bentuk apatit kalsium fosfat, FePO4, dan AlPO4.
Macam-macam pupuk fosfor sebagai berikut :
-      pupuk superfosfat (Ca(H2PO4)2) yang sangat mudah larut dalam air sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Contoh: Engkel superfosfat (ES) yang mengandung sekitar 15% P2O5, Double superfosfat (DS) yang mengandung sekitar 30% P2O5, dan Tripel Superfosfat (TSP) yang mengandung sekitar 45%P2O5.
-      Pupuk FMP (Fused Magnesium Phosphate) atau Mg3(PO4)2 yang baik digunakan pada tanah yang banyak mengandung besi dan aluminium.
-      Pupuk aluminium fosfat (AlPO4)
-      Pupuk besi (III) fosfat (FePO4)

c.    Pupuk Kalium
Fungsi kalium bagi tanaman adalah
l  Mempengaruhi susunan dan mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman.
l  Mempercepat metabolisme unsure nitrogen,
l  Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur.
Macam-macam pupuk kalium sebagai berikut:
-      pupuk kalium klorida atau potassium klorida (KCl). Ada 2 macam pupuk KCl yang beredar di pasaran, yaitu KCl 80 (mengandung 50% K2O) dan KCl 90 (mengandung 53% K2O).
-      Pupuk ZK (Zwavel Kalium) atau kalium sulfat (K2SO4) yang baik digunakan pada tanaman yang tidak tahan te rhadap konsentrasi ion klorida tinggi. Ada 2 macam pupuk ZK yang beredar di pasaran, yaitu ZK 90 (mengandung 50% K2O) dan ZK 96 (mengandung 53% K2O).


2.    Pupuk Majemuk
Pupuk majemuk yaitu pupuk yang mengandung lebih dari satu unsure hara yang digunakan untuk menambah kesuburan tanah. Contoh pupuk majemuk yaitu NP, NK, dan NPK. Pupuk majemuk yang paling banyak digunakan adalah pupuk NPK yang mengandung senyawa ammonium nitrat (NH4NO3), ammonium dihidrogen fosfat (NH4H2PO4), dan kalium klorida (KCL).
Kadar unsure hara N, P, dan K dalam pupuk majemuk dinyatakan dengan komposisi angka tertentu. Misalnya pupuk NPK 10-20-15 berarti bahwa dalam pupuk itu terdapat 10% nitrogen, 20% fosfor (sebagai P2O5)dan 15% kalium (sebagai K2O).
Penggunaan pupuk majemuk harus disesuaikan dengan kebutuhan dari jenis tanaman yang akan dipupuk karena setiap jenis tanaman memerlukan perbandingan N, P, dan K tertentu. Di Indonesia beredar beberapa jenis pupuk majemuk dengan komposisi N, P, dan K yang beragam.

Demikian Informasi tentang defenisi, jenis dan fungsi pupuk bagi tanaman semoga membantu dan bermanfaat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...